Halaman

Kamis, 16 April 2020

DA’WAH DAN TARBIYYAH


DA’WAH DAN TARBIYYAH
Oleh : KH. FATHULLAH MANSHUR, Lc.
بسم الله الرّحمٰن الرّحيم
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


KEWAJIBAN-KEWAJIBAN MUSLIM
1.   MEMBENTUK DIRINYA MENJADI PRIBADI MUSLIM PARIPURNA
تَكْوِيْنُ / بِنَاءُ الْفَرْدِ الْمُسْلِمِ
2.   MEMBENTUK KELUARGANYA MENJADI KELUARGA ISLAMY
تَكْوِيْنُ / بِنَاءُ الْأُسْرَةِ الْمُسْلِمَةِ
3.   MEMBINA MASYARAKATNYA MENJADI MASYARAKAT ISLAMY
تَكْوِيْنُ / بِنَاءُ الْمُجْتَمَعِ الْإِسْلَامِى
4.   MEMBINA NEGARANYA MENJADI NEGARA YANG ISLAMI
تَكْوِيْنُ / بِنَاءُ الدَّوْلَةِ الْإِسْلَامِيَّةِ
5.   MEMBANGUN DUNIA YANG ISLAMI
تَكْوِيْنُ / بِنَاءُ الْخِلَافَةِ الْإِسْلَامِيَّةِ
KARAKTERISTIK PRIBADI MUSLIM
1.       Bersih aqidahnya
سَلِيْمُ الْعَقِيْدَةِ
2.       Lurus/benar ibadahnya
صَحِيْحُ الْعِبَادَةِ
3.       Kuat akhlaqnya
مَتِيْنُ الْخُلُقِ
4.       Kuat badan/jasmaninya
قَوِيُّ الْجِسْمِ
5.       Berkesanggupan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
قَادِرٌ عَلَى الْكَسَبِ
6.       Luas wawasan berfikirnya
مُثَقَّفُ الْفِكْرِ
7.       Rapih dan tersusun hidupnya
مُرَتَّبٌ فِى شُؤُنِهِ
8.       Bisa menjaga waktunya
حَرِيْسٌ عَلَى وَقْتِهِ
9.       Bisa menguasai hawa nafsunya
مُجَاهِدٌ عَلَى نَفْسِهِ
10.    Memberi manfaat bagi orang-orang disekelilingnya
نَافِعٌ لِغَيْرِهِ
KARAKTERISTIK DAN FUNGSI KELUARGA MUSLIM
KARAKTERISTIK KELUARGA MUSLIM
1.     Semua anggota keluarga beriman
2.     Semua anggota keluarga beribadah kepada Allah Swt.
3.     Semua anggota keluarga berusaha memiliki akhlaq mulia.
4.     Semua anggota keluarga melaksanakan tugas, fungsi dan kewajibannya.
5.     Semua anggota keluarga saling hormat menghormati.
6.     Semua anggota keluarga berusaha memberikan kontribusi bagi kemajuan Islam dan Muslimin.

FUNGSI RUMAH/KELUARGA MUSLIM
1.     Rumah/keluarga berfungsi sebagai masjid
أَنْ يَكُوْنَ مَسْجِدًا
2.     Rumah/keluarga berfungsi sebagai madrasah
أَنْ يَكُوْنَ مَدْرَسَةَ
3.     Rumah/keluarga berfungsi sebagai tempat kembali
أَنْ يَكُوْنَ مَرْجَعًا
4.     Rumah/keluarga berfungsi sebagai benteng pertahanan
أَنْ يَكُوْنَ حُصُوْنًا
KARAKTERISTIK MASYARAKAT & NEGARA MUSLIM
1.     Kesatuan idea dan pemikiran
وِحْدَةُ الْفِكْرَةِ
2.     Kesatuan perasaan
وِحْدَةُ الشُّعُوْرِ
3.     Kesatuan gerakan
وِحْدَةُ الْعَمَلِ
MEMBANGUN DUNIA ISLAM
Macam-macam sikap umat terhadap sistem/nidzom  Islam
1.   Ada yang berpandangan bahwa Islam bukan sistem  hidup/nidzom, ia hanya ritual saja
إِنْكَارُ نِظَامِ الْإِسْلَامِ رَأْسًا
2.   Menganggap Islam sebagai sistem hidup/nidzom tapi hanya berlaku dahulu (zaman Nabi dan shohabat)
اَلْإِيْمَانُ بِنِظَامِ الْإِسْلَامِ سَابِقًا
3.   Mengakui Islam sebagai nidzom (berlaku setiap saat) tapi  menolaknya.
رَفْضُ نِظَامِ الْإِسْلَامِ
4.   Iman terhadap nidzom Islam tapi lalai dalam mengaplikasi-kannya (mungkin karena tidak tahu bagaimana jalan atau cara memulainya)
اَلْإِيْمَانُ مَعَ التَّقْصِيْرِ لِتَطْبِيْقِهِ
5.   Mengimani serta mempunyai kejelasan jalan untuk mengaplikasikannya
اَلْإِيْمَانُ بِهِ مَعَ وُضُوْحِ الطَّرِيْقِ لِتَطْبِيْقِهِ
Catatan :
-      No. 1, 2, 3 di atas, semoga Allah Swt menjauhkan diri kita daripadanya.
-      No. 4 agak mendingan, sedangkan yang benar-benar tepat adalah no. 5.
-      Menurut perkiraan kasar jumlah orang-orang yang masuk ke dalam kelompok 4 dan 5 ini hanya 0,1% (satu per mil) saja dari seluruh jumlah umat Islam.
-      Tugas besar umat Islam sekarang ini adalah memperbanyak jumlah umat yang sadar, tahu dan berjuang untuk itu.
JALAN UTAMA DAN PERTAMA UNTUK ITU ADALAH DA’WAH DAN TARBIYYAH DIMANA ANTUM/AL MUKARROMUN SEKALIAN DISIAPKAN UNTUK ITU.
KEUTAMAAN ULAMA DAN JURU DA’WAH
1.   Berkontribusi bagi kemajuan Islam dan Umat Islam
اَلْإِسْهَامُ
2.   Mendapat ganjaran yang terus menerus/active income
اَلْأَجْرُ الْمُسْتَمِرُّ
3.   Merobah keadaan masyarakat/umat menuju keadaan yang lebih baik
تَغْيِيْرُ وَاقِعِ الْحَيَاةِ
4.   Merupakan kepahlawanan
اَلْبُطُوْلَةُ
BAHAYA/KECELAKAAN BILA TIDAK ADA DA’WAH DAN TARBIYYAH
1.     Dominannya kebatilan.
2.     Kehancuran Al Haq/Islam dan Al Islam hanya menjadi artefak atau dinosaurus saja (pernah besar tapi sudah punah)
3.     Menimbulkan kemampetan/jumud dan tidak ada kemajuan.
4.     Makin menjauhnya khilafah Islamiyyah dan ustadziyyatul ‘alam.

PENUTUP
-        SELAMAT BAGI ANTUM SEKALIAN CALON-CALON ULAMA DAN JURU DA’WAH.
-        SELAMAT DATANG DI PELATARAN DA’WAH DAN TARBIYYAH.
-        BERSAMA KITA BISA.

وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

MA’NA HASANAH FIDDUNYA WAL AKHIRAT


MA’NA HASANAH FIDDUNYA WAL AKHIRAT
Oleh : KH. FATHULLAH MANSHUR, Lc.
بسم الله الرّحمٰن الرّحيم


-        Do’a ma’tsur yang dianjurkan oleh Nabi dan sering dilantunkan oleh ummatnya adalah :
رَبَّنَا آٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الْآٰخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
-        Do’a ini mencakup segala kebaikan dunia dan akhirat
-        Di bawah ini diurai apa-apa saja kebaikan yang terkandung dalam do’a ini sehingga manusia cukup berdo’a dengan do’a ini.
MA’NA KEBAIKAN-KEBAIKAN/HASANAH DI DUNIA
Dengan do’a ini tercakuplah segala kebaikan di bawah ini :
1.     Permohonan mendapatkan petunjuk dan hidup selamat di dunia dari segala kesesatan.
2.     Permohonan terbebas dari rasa takut dan rasa sedih.
3.     Permohonan sehat badan jasmani guna dipakai untuk ibadah.
4.     Permohonan agar diberi hati yang bersyukur dan lidah yang suka berdzikir dan badan yang shobar bila mendapatkan cobaan.
5.     Memohon guna mendapatkan/memiliki isteri/suami yang sholih.
6.     Permohonan punya anak keturunan yang sholih/sholihah.
7.     Punya teman yang baik.
8.     Rizqy tidak jauh dari kampung halaman
9.     Panjang umur.
10.  Mampu untuk melakukan taubat.
11.  Rumah yang luas.
12.  Tetangga yang baik.
13.  Kendaraan yang mulus.
14.  Punya hati yang ridho akan taqdir Allah.
15.  Memohon agar memiliki akhlaq mulia.
Dan ini semua terangkum dalam do’a tersebut, sedangkan kebahagiaan dunia tidak keluar dari yang disebut di atas.
Di bawah ini hadits-hadits penunjang tentang apa yang disebut kebahagiaan hidup/hasanah fid dunya.
-   قَالَ النَّبِيُّ صلعم : أَرْبَعٌ مَنْ أُعْطِيْهُنَّ فَقَدْ أٌعْطِيَ خَيْرَ الدُّنْيَا وَالْآٰخِرَةِ لِسَانٌ ذٰكِرٌ وَقَلْبٌ شَاكِرٌ وَبَدَنٌ عَلَى الْبَلَاءِ صَابِرٌ وَزَوْجَةٌ لَاتَبْغِيْهَا خَوْنًا فِى نَفْسِهَا وَلَا مَالِهَا. رواه الطبرانى (كنز العمال ۱٥ - ٤٣٤۱٦)
-   قَالَ النَّبِيُّ صلعم : أَرْبَعٌ مِنْ سَعَادَةِ الْمَرْءِ أَنْ تَكُوْنَ زَوْجَتُهُ صَالِحَةً وَأَوْلَادُهُ أَبْرَارًا وَخُلَطَاؤُهُ صَالِحِيْنَ وَأَنْ يَكُوْنَ رِزْقُهُ فِى بَلَدِهِ. ابن عساكر (كنز العمال ۱٥ - ٤٣٤۱٧)
-   قَالَ النَّبِيُّ صلعم : مِنْ سَعَادَةِ الْمَرْءِ أَنْ يَطُوْلَ عُمْرُهُ وَيَرْزُقَهُ الْإِنَابَةَ. أبو الشيخ. (كنز العمال جز ۱٥ نَمْرَة ٤٢٦٥٧)
-   قَالَ النَّبِيُّ صلعم : أَرْبَعٌ مِنَ السَّعَادَةِ اَلْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ وَالْمَسْكَنُ الْوَاسِعُ وَالْجَارُ الصَّالِحُ وَالْمَرْكَبُ الْهَيِّئُ. حاكم. (كنز العمال جز ۱۱ نَمْرَة ٣٠٧٥٣)
-   مِنْ سَعَادَةِ ابْنِ آٰدَمَ رِضَاهُ بِمَا يَقْضِى اللهُ وَاسْتِخَارَةُ اللهِ. أحمد. (كنز العمال جز ۱۱ نَمْرَة ٣٠٧٨۱)
-   مِنْ سَعَادَةِ الْمَرْءِ حُسْنُ الْخُلُقِ وَمِنْ شَقَاوَتِهِ سُوْءُ الْخُلُقِ. بيهقى. (ك.ع. ٣ - ٥۱٥٩٣)
-   مِنْ سَعَادَةِ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ فِى الدُّنْيَا الْجَارُ الصَّالِحُ. (ك.ع. ۱۱ - ٣٠٧٨٠)
MA’NA KEBAIKAN-KEBAIKAN/HASANAH DI AKHIRAT
1.     Memohon kebaikan pada saat menghadapi sakaratul maut.
قَالَ اللهُ تَعَالَى : ¨bÎ) šúïÏ%©!$# (#qä9$s% $oYš/u‘ ª!$# §NèO (#qßJ»s)tFó™$# ãA¨”t\tGs? ÞOÎgøŠn=tæ èpx6Í´¯»n=yJø9$# žwr& (#qèù$sƒrB Ÿwur (#qçRt“øtrB (#rãÏ±÷0r&ur Ïp¨Ypgø:$$Î/ ÓÉL©9$# óOçFZä. šcr߉tãqè? ÇÌÉÈ  {فصّلت (٤۱):٣٠}
“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah" kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka Malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: "Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu".
2.     Memohon keringanan pada pemeriksaan kubur.
قَالَ اللهُ تَعَالَى : àMÎm6sVムª!$# šúïÏ%©!$# (#qãZtB#uä ÉAöqs)ø9$$Î/ ÏMÎ/$¨V9$# ’Îû Ío4quŠptø:$# $u‹÷R‘‰9$# †Îûur ÍotÅzFy$# ( ‘@ÅÒãƒur ª!$# šúüÏJÎ=»©à9$# 4 ã@yèøÿtƒur ª!$# $tB âä!$t±tƒ ÇËÐÈ   {إبراهيم (۱٤):٢٧}
“Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki”.
3.     Minta diselamatkan dari kegoncangan akhirat.
`tB uä!%y` ÏpoY|¡ysø9$$Î/ ¼ã&s#sù ׎öyz $pk÷]ÏiB Nèdur `ÏiB 8ít“sù >‹Í´tBöqtƒ tbqãZÏB#uä ÇÑÒÈ  {النمل (٢٧):٨٩}
“Barangsiapa yang membawa kebaikan, maka ia memperoleh (balasan) yang lebih baik dari padanya, sedang mereka itu adalah orang-orang yang aman tenteram dari pada kejutan yang dahsyat pada hari itu”.
4.     Memohon agar dibangkitkan dari qubur dengan wajah putih bersih.
tPöqtƒ Ùu‹ö;s? ×nqã_ãr –Šuqó¡n@ur ×nqã_ãr 4 $¨Br'sù tûïÏ%©!$# ôN¨Šuqó™$# öNßgèdqã_ãr Länöxÿx.r& y‰÷èt/ öNä3ÏY»yJƒÎ) (#qè%rä‹sù z>#x‹yèø9$# $yJÎ/ ÷LäêZä. tbrãàÿõ3s? ÇÊÉÏÈ   $¨Br&ur tûïÏ%©!$# ôMžÒu‹ö/$# öNßgèdqã_ãr ’Å"sù ÏpuH÷qu‘ «!$# öNèd $pkŽÏù tbrà$Î#»yz ÇÊÉÐÈ {آل عمران (٣):۱٠٦-۱٠٧}
“Pada hari yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): "Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu". Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya”.
5.     Agar di akhirat menerima kitab dengan tangan sebelah kanan.
$¨Br'sù ô`tB š†ÎAré& ¼çmt7»tGÏ. ¾ÏmÏYŠÏJu‹Î/ ÇÐÈ  t$öq|¡sù Ü=y™$ptä† $\/$|¡Ïm #ZŽÅ¡o„ ÇÑÈ   Ü=Î=s)Ztƒur #’n<Î) ¾Ï&Î#÷dr& #Y‘rçŽô£tB ÇÒÈ {الإنشقاق (٨٤):٧-٩}
“Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya, maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira”.
6.     Memohon agar terhormat/dihormati di padang mahsyar.
šÍ´¯»s9'ré& šc÷rt“øgä† spsùöäóø9$# $yJÎ/ (#rçŽy9|¹ šcöq¤)n=ãƒur $ygŠÏù Zp¨ŠÏtrB $¸J»n=y™ur ÇÐÎÈ  {الفرقان (٢٥):٧٥}
“Mereka Itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam syurga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya.”
7.     Dihisab dengan mudah dan dikumpulkan dengan orang-orang baik.
t$öq|¡sù Ü=y™$ptä† $\/$|¡Ïm #ZŽÅ¡o„ ÇÑÈ  Ü=Î=s)Ztƒur #’n<Î) ¾Ï&Î#÷dr& #Y‘rçŽô£tB ÇÒÈ   {الإنشقاق (٨٤):٧-٩}
“Maka dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah, dan dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.”
8.     Diselamatkan dari neraka.
bÎ)ur óOä3ZÏiB žwÎ) $ydߊ͑#ur 4 tb%x. 4’n?tã y7În/u‘ $VJ÷Fym $wŠÅÒø)¨B ÇÐÊÈ   §NèO ÓÉdfuZçR tûïÏ%©!$# (#qs)¨?$# â‘x‹tR¨r šúüÏJÎ=»©à9$# $pkŽÏù $wŠÏWÅ_ ÇÐËÈ {مريم (۱٩):٧۱-٧٢}
“Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu, hal itu bagi Tuhanmu adalah suatu kemestian yang sudah ditetapkan. Kemudian Kami akan menyelamatkan orang-orang yang bertakwa dan membiarkan orang-orang yang zalim di dalam neraka dalam keadaan berlutut.”
9.     Diantar masuk syurga dengan ridho Allah Swt.
t,‹Å™ur šúïÏ%©!$# (#öqs)¨?$# öNåk®5u‘ ’n<Î) Ïp¨Zyfø9$# #·tBã— ( #Ó¨Lym #sŒÎ) $ydrâä!%y` ôMysÏGèùur $ygç/ºuqö/r& tA$s%ur óOçlm; $pkçJtRt“yz íN»n=y™ öNà6ø‹n=tæ óOçFö7ÏÛ $ydqè=äz÷Š$$sù tûïÏ$Î#»yz ÇÐÌÈ  {الزمر (٣٩):٧٣}
“Dan orang-orang yang bertakwa kepada Tuhan dibawa ke dalam syurga berombong-rombongan (pula), sehingga apabila mereka sampai ke syurga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya: "Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! Maka masukilah syurga ini, sedang kamu kekal di dalamnya".
10.  Berjalan menuju syurga dengan disinari cahaya dari sebelah depan dan kanan mereka.
öNèdâ‘qçR 4Ótëó¡o„ šú÷üt/ öNÍk‰É‰÷ƒr& öNÍkÈ]»yJ÷ƒr'Î/ur tbqä9qà)tƒ !$uZ­/u‘ öNÏJø?r& $uZs9 $tRu‘qçR öÏÿøî$#ur !$uZs9 ( y7¨RÎ) 4’n?tã Èe@à2 &äóÓx« ֍ƒÏ‰s% ÇÑÈ  {التحريم (٦٦):٨}
“Sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan: "Ya Rabb Kami, sempurnakanlah bagi Kami cahaya Kami dan ampunilah kami; Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."
DENGAN APAKAH KEBAHAGIAAN DUNIA DAN AKHIRAT ITU DICAPAI?
1.     Dengan taqwa
-      y7Ï9ºsŒ Ü=»tGÅ6ø9$# Ÿw |=÷ƒu‘ ¡ Ïm‹Ïù ¡ “W‰èd z`ŠÉ)­FßJù=Ïj9 ÇËÈ tûïÏ%©!$# tbqãZÏB÷sムÍ=ø‹tóø9$$Î/ tbqãK‹É)ãƒur no4qn=¢Á9$# $®ÿÊEur öNßg»uZø%y—u‘ tbqà)ÏÿZムÇÌÈ tûïÏ%©!$#ur tbqãZÏB÷sム!$oÿÏ3 tAÌ“Ré& y7ø‹s9Î) !$tBur tAÌ“Ré& `ÏB y7Î=ö7s% ÍotÅzFy$$Î/ur ö/ãf tbqãZÏ%qムÇÍÈ  y7Í´¯»s9'ré& 4’n?tã “W‰èd `ÏiB öNÎgÎn/§‘ ( y7Í´¯»s9'ré&ur ãNèd šcqßsÎ=øÿßJø9$# ÇÎÈ {البقرة (٢):٢-٥}  
-      $pkš‰r'¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä Ÿw (#qçRqä3s? tûïÏ%©!$%x. (#÷rsŒ#uä 4Óy›qãB çnr&§Žy9sù ª!$# $£JÏB (#qä9$s% 4 tb%x.ur y‰ZÏã «!$# $\kŽÅ_ur ÇÏÒÈ  $pkš‰r'¯»tƒ tûïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#qà)®?$# ©!$# (#qä9qè%ur Zwöqs% #Y‰ƒÏ‰y™ ÇÐÉÈ  ôxÎ=óÁムöNä3s9 ö/ä3n=»yJôãr& öÏÿøótƒur öNä3s9 öNä3t/qçRèŒ 3 `tBur ÆìÏÜム©!$# ¼ã&s!qß™u‘ur ô‰s)sù y—$sù #·—öqsù $¸JŠÏàtã ÇÐÊÈ {الأحزاب (٣٣):٦٩-٧۱}
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa; Maka Allah membersihkannya dari tuduhan-tuduhan yang mereka katakan. dan adalah Dia seorang yang mempunyai kedudukan terhormat di sisi Allah. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan Katakanlah Perkataan yang benar. Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. dan Barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, Maka Sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.
2.     Menjauhi dosa-dosa besar.
bÎ) (#qç6Ï^tFøgrB tÍ¬!$t6Ÿ2 $tB tböqpk÷]è? çm÷Ytã öÏeÿs3çR öNä3Ytã öNä3Ï?$t«Íh‹y™ Nà6ù=Åzô‰çRur Wxyzô‰•B $VJƒÌx. ÇÌÊÈ  {النسآء (٤):٣۱}
“Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga).
3.      Taubat Nasuh
$pkš‰r'¯»tƒ šúïÏ%©!$# (#qãZtB#uä (#þqç/qè? ’n<Î) «!$# Zpt/öqs? %·nqÝÁ¯R 4Ó|¤tã öNä3š/u‘ br& tÏeÿs3ムöNä3Ytã öNä3Ï?$t«Íh‹y™ öNà6n=Åzô‰ãƒur ;M»¨Zy_ “̍øgrB `ÏB $ygÏFøtrB ㍻yg÷RF{$# … ÇÑÈ   {التحريم (٦٦):٨}
“Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai."
4.     Memperbanyak amal-amal sholih.
… 4 ¨bÎ) ÏM»uZ|¡ptø:$# tû÷ùÏdõ‹ãƒ ÏN$t«ÍhŠ¡¡9$# 4 y7Ï9ºsŒ 3“tø.ÏŒ šúï̍Ï.º©%#Ï9 ÇÊÊÍÈ  {هود (۱۱):۱۱٤}
“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat.
وَاللهُ أَعْلَمُ